VISI GEMBALA SIDANG

TETAPI KAMU AKAN MENERIMA KUASA KALAU ROH KUDUS TURUN ATASMU!    
Shalom yang dikasihi Tuhan, mari katakan bersama saya,  “Tahun 2012, tahun perkenanan Tuhan. Multiplikasi dan promosi terjadi karena perkenanan Tuhan. Mujizat masih ada!”. Haleluya!

Apakah Saudara mau mendapatkan perkenanan? Untuk itu Saudara harus menjadi orang yang berkenan di hadapan Tuhan. Amin! 

Sekali lagi saya mau katakan, kalau Saudara hidupnya berkenan di hadapan Tuhan, tahun 2012 Saudara akan mengalami apa yang dikatakan dalam 1 Kor 2 : 9, "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."  

Tahun 2012 adalah tahun dimuliainya penuaian jiwa besar-besaran untuk akhir zaman. Amin! Nabi-nabi Tuhan diberitahu, termasuk kepada saya, bahwa penuaian terbesar terjadi karena Roh Kudus dicurahkan secara luar biasa. Kemuliaan Tuhan akan turun secara luar biasa. Itulah yang menyebabkan terjadinya penuaian jiwa besar-besaran. Seperti kepada saya, tidak bosan-bosan saya katakan, pada waktu Roh Kudus dicurahkan akan terjadi :

1.       Anak-anak, pemuda, orang tua (3 generasi) akan dipakai Tuhan secara luar biasa

2.       Goncangan-goncangan terjadi.

Melalui kedua hal ini, maka terjadi yang nomor 3, yaitu :

3.       Penuaian besar-besaran terjadi. Amin! 

Seperti Bob Jones juga mendapatkan bahwa penuaian 1 milyar jiwa dimulai tahun 2012. Dan beliau melihat kembalinya kemuliaan Tuhan dimana kemuliaan Tuhan turun secara luar biasa. Tetapi dalam penglihatan itu kemuliaan Tuhan justru turun pada waktu goncangan-goncangan terjadi.

Saudara, kita akan melihat itu tetapi kita semua harus bersukacita karena kita percaya bahwa goncangan-goncangan boleh terjadi tetapi kita harus tahu bahwa Tuhan selalu menyertai kita. Amin! 

Sebentar lagi, World Prayer Assembly II akan ada di SICC dan lebih dari 200 bangsa-bangsa akan datang. Ini sungguh luar biasa! Seorang nabi yang bernama Leslie Keegel mendapatkan bahwa WPA ini merupakan tanda pendahuluan untuk terjadinya revival global yang akan melanda dunia oleh karena Roh Kudus.  Ayat emasnya sungguh luar biasa, yaitu dari Habakuk 2 : 14, Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan TUHAN, seperti air yang menutupi dasar laut.

Jadi tema-nya adanya tentang kemuliaan Tuhan dan ke depan ini saya tahu Tuhan mau kita selalu berbicara tentang Roh Kudus dan kemuliaan Tuhan!  

Sekarang ini kita memasuki bulan Mei dimana pada tgl 17 Mei yang akan datang kita memperingati Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga, lalu tgl 27 Mei yaitu 10 hari setelah itu kita akan memperingati Hari Pentakosta yang dalam bahasa Inggrisnya biasa disebut Pentecost Sunday. Karena memang hari Pentakosta selalu jatuh pada hari Minggu tidak mungkin hari Senin, Selasa, dst.

Saudara, ini sungguh luar biasa karena selama beberapa bulan terakhir kita berbicara tentang Roh Kudus dimana Tuhan berkata, “Aku akan mencurahkan Roh-KU! Aku akan mencurahkan Roh-Ku!....Kemuliaan-Ku akan  dengan luar biasa!”… Dan ini benar!  Tetapi  apakah Saudara rindu ketika mendengar Roh Kudus akan dicurahkan dengan luar biasa dan kemuliaan Tuhan turun?  Mari hari-hari ini kita arahkan hati dan pikiran kita untuk menerima pencurahan Roh Kudus tersebut. Amin! 

Saudara, pada tgl 27 Mei kita akan memperingati tentang Pencurahan Roh Kudus, mari kita mengenang kembali apa yang dialami Tuhan Yesus dan apa yang dilakukan Tuhan Yesus sebelum Roh Kudus itu dicurahkan. Pertama-tama kita tahu Tuhan Yesus datang ke dunia ini karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Dia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, Nama-Nya YESUS! Supaya setia orang yang percaya kepada Yesus tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh 3 : 16).  

Pertanyaannya, ada apa dengan manusia sehingga Tuhan Yesus harus datang ke dalam dunia ini? Alkitab katakan, “Semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Upah dosa adalah maut!” (Roma 3 : 23, Roma 6 : 23).

Dan Alkitab katakan, Tuhan Yesus mati karena dosa-dosa kita! (1 Kor 15 : 3). Dia dikuburkan tetapi pada hari yang ke-3 Dia bangkit dari kematian! Tuhan Yesus hidup. Haleluya! 

Dia yang tidak berdosa telah dijadikan dosa oleh karena kita, artinya Dia harus mati menggantikan Saudara dan saya supaya di dalam Dia…supaya yang percaya kepada Yesus dibenarkan oleh Allah. Itulah yang Tuhan Yesus lakukan! Dia mati buat Saudara dan saya, tetapi jangan lupa juga bahwa Tuhan Yesus bangkit! 

Berbahagilah Yang Tidak Melihat Namun Percaya!

Selama 40 hari setelah kebangkitan-Nya, Dia mengunjungi murid-murid-Nya. Memang tidak semua murid dikunjungi-Nya tetapi kepada beberapa murid Tuhan Yesus menampakkan diri supaya murid-murid itu memberitahu kepada murid-murid yang lain bahwa Tuhan Yesus benar-benar bangkit. Tetapi apa yang terjadi? Ternyata mereka yang diberitahu oleh murid Tuhan yang melihat Tuhan Yesus itu tidak percaya bahwa Tuhan Yesus bangkit sehingga Tuhan Yesus mencela kedegilan hati mereka!

Sebagai contoh, Tomas. Ketika Tuhan Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya, Tomas tidak ada di tempat. Setelah itu Tomas datang lalu diberitahu, “Kita didatangi Tuhan Yesus! Tuhan Yesus bangkit!”. Tetapi jawab Tomas, “Aku tidak percaya! Sebelum aku melihat bekas paku ditangan-Nya, sebelum aku mencucukkan tanganku kepada bekas paku itu juga dilambung-Nya, aku tidak percaya!”.  

Karena Tuhan Yesus begitu baik, 8 hari setelah itu Dia datang khusus kepada Tomas. Kepada orang-orang yang seperti ini Tuhan Yesus datang melawat secara khusus. Ketika itu Tuhan Yesus menampakkan diri dan berkata, “Damai sejahtera bagimu! Tomas, ini AKU!”. Melihat itu Tomas kaget, tetapi Tuhan Yesus memanggilnya dan berkata, “Ini bekas paku di tangan-KU. Ayo kemarikan jarimu dan cucukkan disini dan juga ke lambung-KU!”.  Akhirnya Tomas yakin bahwa itu Tuhan Yesus yang bangkit sehingga dia tersungkur berkata, “Ya Tuhanku…Ya Allahku!”. Tuhan Yesus menepuk-nepuk bahunya dan berkata, “Tomas, kamu percaya karena kamu melihat AKU, tetapi berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya!”. (Yoh 20 : 24 – 29) 

Ada orang yang seperti Tomas ini dimana kalau dia tidak melihat sendiri dia tidak percaya. Tetapi lebih berbahagia orang yang tidak melihat, mungkin hanya mendengar tetapi percaya. Terlebih berbahagia memberi daripada menerima! Menerima memang enak juga, tetapi Firman Tuhan berkata, “Terlebih berbahagia orang yang memberi daripada menerima!”  (Kis 20 : 35).  Manakah yang Saudara pilih? Saya percaya semua yang ada di sini pasti mau lebih berbahagia. Memang sama-sama enaknya, seperti Tomas yang pasti berbahagia ketika itu, tetapi lebih berbahagia orang yang tidak melihat, tetapi hanya mendengar saja namun percaya. Saya percaya setiap manusia ingin hidupnya berbahagia, termasuk kita semua. Hari ini Tuhan berbicara kepada kita tentang rahasia untuk mendapat kebahagiaan! Amin! 

Tuhan Yesus juga mengunjungi murid-murid-Nya yang dalam keadaan putus asa. Ada 7 murid termasuk Petrus, Yohanes dan Yakobus yang setelah ditinggal mati oleh Tuhan Yesus mereka sungguh-sungguh sangat terpukul. Ketika mengikut Tuhan Yesus otomatis mata-pencaharian mereka sebagai nelayan ditinggalkan semua, sehingga pada waktu Tuhan Yesus mati, mereka mungkin berpikir, “Wah, aku ini mau kerja apa? Penghasilan-ku dari mana?”. Itulah salah satu yang dipikirkan sebagai manusia. Pikir mereka, “Aku sudah meninggalkan semua, bagaimana sekarang aku ditinggal mati?!”.  Mereka sungguh dalam keadaan putus asa, tetapi justru orang yang dalam keadaan putus asa seperti ini, Tuhan Yesus datang untuk melawat! 

Saya tidak tahu keadaan Saudara hari ini, mungkin ada yang datang dalam keadaan seperti yang sedang dialami murid-murid Tuhan tadi. Mungkin Saudara sedang bermasalah dalam pekerjaan Saudara, dalam keluarga, dalam kesehatan…atau apa saja. Mungkin ada yang sedang dalam kondisi berputus asa, tetapi saya mau beritahu satu hal, Tuhan Yesus itu baik. Dia sungguh baik dan sangat baik kepada kita semua. Dan dengar Saudara-Ku, Dia pasti akan melawat Saudara! Kalau tadinya Saudara adalah orang yang sungguh-sungguh dengan Tuhan, tetapi sekarang merasa ditinggalkan oleh Tuhan, jangan kuatir! Sebab Tuhan pasti akan datang melawat Saudara. Amin! 

Pada waktu itu murid-murid-Nya sudah dalam keadaan putus asa lalu kembali kepada pekerjaan yang lama sebagai nelayan dan mencari ikan di malam hari, tetapi seekor-pun tidak ada yang berhasil ditangkap! Ini lebih lagi membuat mereka uring-uringan dan putus asa bercampur-aduk. Tiba-tiba kedengaran suara dari darat, “Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?”. Karena sudah tidak dapat apa-apa tetapi ditanya demikian, mereka akhirnya menjawab dengan kesal. “TIDAK ADA!”.  Mereka belum menyadari bahwa yang bertanya itu adalah Tuhan Yesus karena suara Tuhan Yesus itu mungkin sudah tertutup dengan keputus-asaan dan masalah yang mereka sedang hadapi. Tetapi ketika suara itu kembali berkata, “Lemparkan jalamu ke sebelah kanan dari perahu, niscaya kamu akan memperolehnya!”,  yang luar biasa mereka mentaatinya. Kenapa mereka bisa taat?  Karena mereka pernah intim dengan Tuhan. Orang yang hidupnya intim dengan Tuhan tetapi mungkin sedang mengalami satu kemelut dalam hidup sehingga itu menjadi selubung yang menutupinya, tetapi kalau dia intim dengan Tuhan, dia pasti mendengar suara-Nya.  

Para murid-murid-Nya taat meskipun antara mengerti dan tidak, mereka lalu melemparkan jalanya ke sebelah kanan perahu dan apa yang terjadi? Ternyata 153 ekor ikan besar-besar berhasil mereka tangkap! Mereka terkejut luar biasa sehingga baru sadar bahwa itu Tuhan Yesus!

Perintah Tuhan Yesus itu sebenarnya tidak masuk akal dan memang kebanyakan perintah-Nya itu kalau diukur pasti tidak sampai dengan akal kita, mengapa? Sebab otak kita kalau diukur itu besarnya seperti ‘bak-pao’. Jadi kita hanya perlu taat dan percaya saja kepada-Nya. Amin!

Bayangkan, semalam-malaman para murid Tuhan mencari ikan di Danau Galilea namun tidak mendapat apa-apa dan paginya sudah tidak ada ikan sehingga mereka berangkat pulang. Tetapi menjelang pagi dengan jarak 200 hasta dari pantai atau kira-kira 90 meter jaraknya dan dangkal airnya sehingga mana mungkin ada ikan besar-besar disitu, apalagi disuruh menebar jala di sebelah kanan perahu. Apa bedanya antara kanan dan kiri, bukankah perahunya hanya lebar ±2 meter saja?  

Saudara, di sini yang diperlukan hanyalah ketaatan. Secara akal manusia tidak mungkin pada pagi itu mereka bisa menangkap ikan, tetapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil! Jangan katakan tidak mungkin, sebab semuanya mungkin di hadapan-Nya. Amin!

Akhirnya mereka memanggil teman-teman mereka untuk membantu membawa ikan hasil tangkapan yang begitu banyak dan jalanya tidak koyak. Sampai di tepi mereka melihat Tuhan Yesus, dan apa yang Tuhan Yesus lakukan? Tuhan Yesus mendatangi murid-murid-Nya dan secara khusus kepada Petrus. Mengapa Petrus? Sebab dia pernah berbuat salah kepada Tuhan Yesus dengan menyangkal Tuhan Yesus. Ada perbedaan yang besar antara Yudas dengan Petrus. Itu seperti langit dan bumi! Setiap orang bisa mengalami seperti Petrus, tetapi begitu sadar, Petrus langsung menangis karena telah meyangkal Tuhan Yesus 3x. Dia langsung bertobat dan berkata, “Tuhan, ampuni saya…!”.

Jadi, selama itu Petrus sedang mengalami putus asa dan ditambah dengan guilty feeling atau perasaan bersalah. Dan untuk itu Tuhan Yesus datang! 

Saya tidak tahu keadaan Saudara, mungkin ada yang mengalami perasaan bersalah kepada Tuhan, rasanya dosanya itu terus menekan hidupnya. Tetapi saya mau beritahu bahwa Tuhan Yesus pasti datang kepada Saudara seperti Dia datang kepada Petrus. Tuhan Yesus bertanya kepada Petrus, "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada yang lain-lain?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari segala yang lain?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku. (Yoh 21 ; 15 – 17)

Pada saat itu saya percaya perasaan bersalah atau guilty feeling yang menekan hidupnya selama itu lenyap! Itulah Tuhan Yesus! 

Saya tidak tahu apakah hari-hari ini Saudara datang dengan keadaan seperti Petrus dimana ada sesuatu yang menekan dalam hidup Saudara. Tuhan Yesus akan datang kepada Saudara hari ini…saat ini Tuhan Yesus akan datang kepada Saudara! Engkau akan terlepas! Mungkin muka Saudara sudah muram selama ±3  bulan, tetapi nanti Saudara akan pulang dengan tersenyum dan tertawa. Saudara akan pulang dengan sukacita, sebab itulah Tuhan Yesus. Haleluya! 

Bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama

40 hari setelah kebangkitan-Nya Tuhan Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Dan 1 hal yang ingin saya katakan kepada Saudara, Tuhan Yesus memang benar-benar hidup. Amin!

Setelah itu Tuhan Yesus bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan pada waktu itu Dia memberikan 1 pesan terakhir seperti tertulis dalam Kis 1 : 8, “….Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Setelah berkata demikian Tuhan Yesus naik ke sorga. Saya percaya ketika murid-murid-Nya menyaksikan itu mereka heran kenapa tiba-tiba Tuhan Yesus bertambah tinggi? Mereka terkejut dan melihat ternyata kaki Tuhan Yesus sudah tidak menyentuh tanah. Tuhan Yesus terus naik dan naik sementara para murid menjadi heran dan ‘bengong’ melihat ke atas. Setelah Tuhan Yesus hilang dari pandangan mata, ada 2 orang yang berpakaian putih, yaitu malaikat Tuhan berkata kepada mereka, “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu menatap ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga” (Kis 1 : 10 – 11). 

Saudara, melalui ayat ini saya sangat yakin kalau yang melihat Tuhan Yesus naik ke sorga adalah murid-murid Tuhan Yesus, maka yang melihat Dia turun untuk kedatangan-Nya yang kedua adalah juga murid-murid Tuhan Yesus.  Ada berapa banyak murid Tuhan Yesus di tempat ini? Jika Saudara murid, maka Saudaralah yang akan melihat Tuhan Yesus turun dari sorga dan waktunya sudah tidak lama lagi. Amin! 

Setelah mereka mendapatkan janji Tuhan, maka ke-120 murid-murid itu berkumpul dan apa yang mereka lakukan? Ternyata mereka menantikan pencurahan Roh Kudus. Kis 1 : 14a berkata, Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama,….

Mereka semua…bukan 1 orang, tetapi semua bertekun dengan sehati, artinya dalam unity dalam doa bersama-sama siang dan malam.

Saudara, 10 hari setelah Tuhan Yesus naik ke sorga pada waktu mereka sedang bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, apa yang terjadi? Tiba-tiba terdengarlah tiupan seperti angin keras di ruangan itu lalu tampaklah lidah-lidah seperti nyala api yang hinggap di kepala mereka masing-masing. Mereka dipenuhi dengan Roh Kudus dan mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa seperti yang diberikan oleh Roh Kudus itu untuk mengatakannya. Itu adalah bahasa roh! 

Saudara, apa yang terjadi setelah itu? Mereka dipakai Tuhan luar biasa dan penuaian jiwa besar-besaran terjadi! Haleluya!  Kondisi kita hari-hari ini adalah seperti itu. Amin!

Tuhan telah berjanji, “Aku akan mencurahkan Roh-Ku….Aku akan mencurahkan Roh-Ku! Kemuliaan-Ku akan turun dengan kuat!”. Apa yang harus kita lakukan?

Lakukanlah seperti apa yang mereka lakukan! Yaitu, semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama! Ini berbicara tentang menara doa yang mana sering saya katakan supaya kita banyak masuk menara doa, yaitu doa, pujian dan penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam. Ini berbicara tentang keintiman dengan Tuhan. Hari-hari ini, itulah yang harus kita lakukan. Amin! 

Saudara yang dikasihi Tuhan, tanda awal waktu mereka dipenuhi oleh Roh Kudus adalah mereka berbahasa roh! Saya rindu kita semua bisa berbahasa roh. Mengapa? Sebab banyak keuntungan kalau kita berbahasa roh. Apa keuntungannya?

1.       Kita membangun diri kita sendiri. (1 Kor 14 : 4)Yang dibangun itu kerohaniannya dan bukan berat badannya.  

2.       Kita bisa berdoa lebih lama (Roma 8 : 26). Kalau kita sudah kehabisan kata-kata yang bisa kita mengerti, kita bisa berbahasa roh yang tidak terbatas.  

3.       Kita akan lebih bisa merasakan hadirat-Nya. Mungkin ada orang yang bertanya-tanya bagaimana merasakan hadirat Tuhan, tetapi ketika Saudara berbahasa roh, Saudara akan mengalaminya.  

4.       Kita akan merasakan damai sejahtera dan sukacita yang lebih besar lagi. Amin! 

5.       Kita akan masuk dalam masa perhentian (Yesaya 28 : 12).

Mungkin kita sudah mengalami kepenatan dalam hidup ini dimana kita sudah bekerja seharian dan bermacam-macam telah masuk dalam pikiran kita, namun ketika kita mulai berbahasa roh maka kita akan mengalami spiritual refreshing.  

6.       Roh kita yang berdoa, memuji dan menyembah Tuhan.

1 Kor 14 : 14 – 15 berkata, 14Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa. 15Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.

Manusia terdiri dari 3 unsur, yaitu roh, jiwa dan tubuh. Ketiganya harus bisa berdoa, memuji dan menyembah Tuhan. Dengan tubuh kita memuji Tuhan, misalnya dengan bertepuk-tangan, angkat tangan, menari, dsb.

Dengan jiwa kita berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dengan bahasa yang kita mengerti. Misalnya, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa Jepang, dsb. Kalau kita melakukan itu artinya jiwa kita yang berdoa, memuji dan menyembah Tuhan tetapi roh kita belum!

Roh kita hanya bisa berdoa, memuji dan menyembah Tuhan kalau kita berbahasa roh! Amin!

Jadi, jangan sampai kita yang mempunyai roh, jiwa dan tubuh tetapi yang bisa berdoa, memuji dan menyembah itu hanya tubuh dan jiwa saja.  

Saudara, ada seorang ahli otak dari ORU atau Oral Roberts University yang bernama Dr. Clark Peterson yang membuat satu penyelidikan tentang orang yang berbahasa roh. Dia menemukan bahwa orang yang berbahasa roh dari tubuhnya ada 2 bahan kimia yang mereka sebutkan dengan hormon Endorfin akan menembak system imunitas tubuh kita sehingga naik 35 – 40%. Artinya, kita akan sehat kalau berbahasa roh sebab imunitas kita naik 35 – 40%! Yang luar biasa, pengeluaran hormon tersebut dipicu oleh satu bagian otak yang fungsinya tidak jelas. Jadi bagian otak itu hanya berfungsi kalau berbahasa roh!  

Semuanya tentu ingin sehat. Umur yang panjang tapi disertai sakit-sakitan tentu tidak ada artinya. Kalau kita diberi umur panjang biarlah itu juga dengan kesehatan dan kebahagiaan. Sebab itulah yang Tuhan janjikan. Amin!   Saya berdoa agar setiap Saudara memiliki kerinduan untuk bisa berbahasa roh. 

Saya mau bersaksi :

Dulu, saya adalah orang yang paling menentang orang yang berbahasa roh karena saya sendiri belum mengalaminya. Begitu saya mengalaminya, teori-teori yang menentang orang berbahasa roh semuanya hilang! Artinya, apa yang pernah saya ungkapkan ternyata salah semua. Tetapi saya harus mengalaminya terlebih dahulu. Pada bulan Mei ini, saya percaya kalau orang Pentakosta kuno (yang lama) bahkan bukan mereka saja tetapi kita juga percaya bahwa selama 10 hari biasanya setelah memperingati kenaikan Tuhan Yesus ke sorga,  biasanya mereka semua melakukan itu, yaitu bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama untuk mendapatkan kepenuhan Roh Kudus. Dan mereka memang dipenuhi Roh Kudus dengan tanda awal berbahasa roh.  

Jadi Saudara, orang yang berbahasa roh itu harus penuh Roh Kudus. Tetapi saya mau beritahu bahwa ada orang yang tidak penuh Roh Kudus tetapi ada bahasa rohnya ada. Misalnya Saudara bisa berbahasa roh dan itu asalnya karena dipenuhi Roh Kudus, tetapi dalam hidup Saudara itu tidak karu-karuan. Artinya, Roh Kudus tidak memenuhi Saudara, namun Saudara tetap bisa berbahasa roh. Inilah yang kadang-kadang orang bisa berkata begini, “Apaan itu? Orang itu berbahasa roh tetapi kelakuannya seperti ini?!”. Mengapa? Karena orang itu tidak dalam kondisi penuh Roh Kudus dan hanya bahasanya saja yang ada! Namun yang dimaksudkan Tuhan adalah bahasa roh itu ada karena Saudara tetap penuh dengan Roh Kudus. Oleh sebab itu kita harus menjaganya. Memang dalam hidup itu kadang kita mengalami keadaan yang turun-naik, tetapi ketika Saudara sedang mengalami keadaan turun itu jangan ikuti terus turun ke bawah, sebaliknya Saudara harus berusaha kembali naik ke atas. Kita harus terus introspeksi diri dan ini penting karena merupakan pesan Tuhan!  

Selanjutnya pesan Tuhan tentang hal berdoa, Tuhan mau supaya Saudara masuk di COOL atau kelompok-kelompok sel. Kalau Saudara masuk dalam kelompok-kelompok COOL, Saudara akan bersama-sama dengan yang lain. Sebab kalau sendiri itu rasanya lebih susah. Kebaktian setiap minggunya itu memang bagus, tetapi masih kurang, karena Saudara memerlukan satu komunitas yang bersama-sama dengan Saudara untuk saling menguatkan. Saudara yang ada di market-place itu gampang jatuh oleh karena keadaan sekarang, tetapi kalau Saudara ada di COOL, maka Saudara yang ada di market-place yang akan menggarami mereka.  Memang kadang-kadang niat kita memang menggarami mereka yang di market-place sayangnya akhirnya kita sendiri yang digarami! Mengapa? Karena kita tidak bisa sendiri saja. Tuhan mau supaya kita terhisap dalam satu komunitas.  

Komunitas yang seperti ibadah hari ini memang bagus, tetapi kita tidak mungkin mengenal semua orang satu sama lain. Tetapi kalau dalam satu komunitas yang hanya terdiri dari 10 – 12 orang kita akan lebih mengenal dan bisa saling menopang. Saya mau beritahu bahwa waktunya sudah tidak lama lagi, Dia akan segera datang untuk kali yang kedua dan kita harus semakin sungguh-sungguh di hadapan Tuhan. Amin!  

 

 

 ----------M A R A N A T H  A----------